Toleransi itu Mahal Sekarang

Sewaktu saya berlibur di Bali, saya merasakan aman dan nyaman disana. Orang-orang di Pulau Dewata sangat ramah dan baik sekali. Saya melihat disana itu rasa toleransi nya masih kental sekali, salut. Apapun warna kulit kita, ras kita, suku kita, agama kita, seakan-akan sirna sewaktu kita menapak Pulau Bali. Senang rasanya mengenal mereka lebih dekat dan belajar arti toleransi. Damai sekali di sini. Jika ada waktu, saya ingin pergi lagi ke Bali.

Beda di Bali, beda pula di pulau Jawa, terlihat jelas sekali bahwa rasa toleransi mulai pudar sekarang ini. Saya merasa ada beberapa orang yang terlalu menDewakan agamanya, bukan Tuhan nya. Di jaman now ini, orang mudah sekali di provokasi karena minimnya pengetahuan akan Tuhan. Rasa benci dan amarah meliputi mereka karena mereka jauh dari Tuhan. Salah satu ciri orang yang dekat dengan Tuhan, hatinya penuh dengan Kedamaian dan penuh Kasih.

Ingatlah bahwa Manusia itu tidak ada yang lebih hebat. Agama pun tidak ada yang lebih hebat. Hanya Tuhan yang lebih hebat dari apapun. Di mata Tuhan, semua manusia itu sama. Jadi mulai sekarang marilah kita jangan membuat perbedaan di antara kita. Mari kita saling mengasihi.

Doakan, baik itu teman kita atau musuh kita, doakan agar mereka selalu sehat, diberkati Tuhan, dan di berikan hikmat.

Salam Damai.